kontakpublik.id, PANDEGLANG--Suasana penuh semangat mewarnai peserta didik PKBM AL Birsalam saat workshop penerapan Program Pencegahan Perundungan digelar. Acara bertema "Pencegahan Perundungan" ini bertujuan memutus rantai perundungan dan menanamkan rasa peduli antar siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (07-02-2026) ini menghadirkan narasumber dari Advokat Menes Medical Center (MMC), Erwanto S,H,.M,H. Yang sekaligus memberikan pemaparan secara langsung kepada peserta didik.
Menurutnya, pencegahan perundungan (bullying) dilakukan melalui pendekatan terpadu yang menciptakan lingkungan aman, meningkatkan empati, dan edukasi sejak dini. Langkah nyata meliputi sosialisasi anti-bullying, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, penerapan aturan tegas di sekolah, serta mengajarkan anak untuk berani melapor. Katanya
Melalui pencegahan perundungan, lingkungan Sekolah dan sosialisasi & Edukasi, Mengadakan seminar, workshop, dan penyebaran informasi terkait bahaya perundungan kepada siswa, guru, dan orang tua. Dengan begitu selayaknya menerapkan kebijakan anti-perundungan yang ketat dan konsisten di sekolah. Jelasnya
Seperti Program ini, Anti-Kekerasan, membuat kegiatan yang mempromosikan toleransi, keberagaman, dan empati. Pentingnya oengawasan, meningkatkan pengawasan di area sekolah yang rawan terjadi perundungan.
Ada peran Orang Tua dan Keluarga dala Komunikasi Terbuka, membangun kepercayaan agar anak nyaman bercerita tentang kehidupannya di sekolah. Seperti pendidikan menanamkan nilai empati, menghargai sesama, dan mengajarkan pola pikir antibullying sejak dini.
Mengenali tanda-tanda, memperhatikan perubahan perilaku anak yang mungkin merupakan tanda perundungan. Termasuk pemberdayaan Anak untuk membangun Kepercayaan Diri, nendorong anak mengikuti kegiatan positif dan ekstrakurikuler untuk meningkatkan harga diri. Tegasnya
Ketua PKBM AL Birsalam, Paisal, SPd. saat berikan tanggapan ya soal pencegahan Perundungan dan narkoba Betujuan anak bangsa harus selamatkan dengan bahaya narkoba yang meraja Lela, kami dari PKBM albir salam mengundang narasuber hukum mengingat narkoba di Negara indonesia menjadi pasar yang sangat besar.
Sehingga anak bangsa khussnya siswa siswi PKBM untuk pencegahan dari bahaya narkoba. Kami berharap pemerintah terutama pihak yang berwajib selalu memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Ujarnya (Rudi Bako)
