kontakpublik.id, PANDEGLANG--Dugaan markup (penggelembungan) anggaran menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ditemukan di beberapa wilayah, seperti di SPPG Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. dimana nilai menu anak TK dutemukan hanya Rp7.000 dari jatah Rp8.000, memicu terindikasi korupsi.
Soal isu markup menu MBG,temuan di Lapangan indikasinya pengurangan bahan pangan, antara nilai riil menu lebih rendah dari anggaran yang seharusnya.
Hasil pantauan Awak Media dilapangan, menunjukkan adanya selisih Rp3.000 pada menu anak TK (Rp7.000 dari seharusnya Rp8.000).
padahal arahan BGN
yang menegaskan jauh-jauh hari bahwa anggaran harus digunakan sesuai harga referensi pasar. Artinya BGN akan menghentikan sistem reimburse dan menggunakan virtual account. Guna mencegah pemangkasan anggaran.
Menanggapi hal itu Ketua DPC GWI Kabupaten Pandeglang , Raeynol bahwa, penggunaan anggaran sudah ditentukan 15 ribu untuk tingkat SD kelas 4 sampai dengan kelas 6, berikutnya SMP, SMA Sederajat. Kelas 3 SD Kebawah pemerintah menganggarkan sebesar Rp. 13.000. artinya yang 8 ribu jangan diganggu gugat.
Terkait maraknya Dugaan markup anggaran menu MBG di wilayah Posyandu dan TK Yang terletak di kampung Cimenteng Desa taman jaya sudah menjadi perbincangan banyak orang.
Anehnya menu yang di kirim dari SPPG Taman Jaya ke Posyandu dan TK untuk tiga hari saat itu tidak sesuai nominal , yakni roti 3, telur 3, susu ultra 1, dan kacang polong hijau bungkus kecil jika di hitung sekitar Rp. 21 ribu . Seharusnya menu tersebut Rp. 24 ribu.
jumlah nilai Menu MBG untuk anak TK sekitar Rp 21 ribu untuk 3 hari Sedangkan jatah dari BGN itu sekitar delapan ribu rupiah perhari kali 3 sama dengan 24 Ribu, kemanakah tiga ribu lagi.?
Jika begitu, selisih harga yang ditambahkan pada biaya pokok produksi atau pembelian barang untuk menentukan harga jual, guna mendapatkan keuntungan. Ini merupakan persentase atau nilai nominal di atas modal yang berfungsi menutupi operasional dan menghasilkan laba. Umumnya digunakan dalam strategi penetapan harga bisnis. Kata raynol
Saat dikonfirmasi Kepala SPPG Taman Jaya/Mitra, sebut saja (Masitoh), terkait dugaan Markup menu MBG via telepon seluler di nomor 08129973XXXX tak menjawab pada Senin (26-012026), hingga berita ini ditayangkan. Belum terkonfirmasi (Rudi Bako)
