Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Revitalisasi SDN 2 Pasirtenjo Tidak sesuai Spesifikasi

Selasa, 13 Januari 2026 | 09.33 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-13T03:36:48Z

 




kontakpublik.id, PANDEGLANG--Dugaan cacat administrasi soal  pelaksanaan pembangunan yang  disinyalir tidak merujuk pada Spesifikasi Teknis. Okmum Kepala Sekolah dan Tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidik yang diduga kong kalikong guna untuk memperkaya diri. Sebut saja proyek SDN 2 Pasirtenjo itu yang berlokasi di Kampung Pakis, Desa Pasirtenjo, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Selasa (13-01-2025)


Proyek ini dilakukan melalui skema Bantuan Pemerintah, dengan total alokasi dana sebesar Rp. 841.790.000, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025,  dilaksanakan pada 2 September 2025 sampai dengan rampung pada 21 Desember 2025.


Pelaksanaan pembangunan yang dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Pasirtenjo 2, secara langsung mengoordinasikan kegiatan fisik dan administratif di lapangan yang Fokus pada Peningkatan Sarana dan Prasarana.


Sayangnya sampai akhir bulan Desember 2025 proyek Revitalisasi SDN Pasir Tenjo 2 masih dalam pengerjaan, hingga akhirnya papan informasi proyek di cabutnya. parahnya lagi diduga kuat material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan.



Padahal uraianya sangat terperinci tentang karakteristik, persyaratan, dan standar sebuah barang, jasa, atau pekerjaan yang menjelaskan fitur, fungsi, material, kualitas, dan performa yang harus dipenuhi untuk memenuhi kebutuhan pengguna.


Ini berfungsi sebagai panduan bagi produsen untuk memastikan produk sesuai standar dan bagi konsumen untuk mendapatkan informasi lengkap sebelum membeli. Itu semua di tabraknya agar bisa meraup keuntungan besar.


Hasil penelusuran dan dokumentasi yang dilakukan oleh tim DPC Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) pandeglang menemukan banyak kejanggalan yakni:


1.Diduga bahan material alumunium yang seharusnya dalam spek bahannya Alexsindo yang digunakan ternyata di lapangan menggunakan bahan aluminium yang digunakan  merek INKALUM berkualitas rendah.


2.Profil aluminium yang dipakai untuk pintu swing tidak sesuai standar spesifikasi diduga menggunakan bahan pintu sleding.


3. Diduga Cat tembok tidak sesuai spesifikasi semestinya pakai Jotun atau merek  yang berkualitas, pada kenyataannya menggunakan merek termurah.


4.  Diduga lantai keramik diduga kuat KW 3



Pihak koorwil Saat di konfirmasi via surat resminya oleh Pengurus DPC GWI Kabupaten Pandeglang , dengan No.079/GWI/I/2026. Pihak korwil tidak memberikan penjelasan atau klarifikasinya, dirinya malah memilih bungkam.


Ketua DPC GWI Kabupaten Pandeglang,  Raeynold Kurniawan mengatakan." Bahwa dalam hal ini bila terbukti benar temuan itu berarti karena lemahnya pengawasan baik dari pihak konsultan pengawas, pihak dinas dan korwil. Sekali lagi wajib di ingat Tujuan utama revitalisasi sekolah adalah meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.


Program ini bertujuan mengatasi kesenjangan kualitas fisik sekolah, terutama di wilayah 3T, serta mendorong pembelajaran adaptif dan modern tegasnya.


Ia menyampaikan  ." Bila material yang digunakan untuk revitalisasi disekolah tersebut diduga kuat tak sesuai spesifikasi bagaimana bisa bertahan lama kualitas dan kuantitasnya, ada apa dengan pihak dinas pendidikan tutup mata, atau ada kolaborasi busuk dibalik layar untuk meraup keuntungan pribadi atau golongan.


Hingga berita ini di terbitkan pihak P2SP dan kepala sekolah SDN Pasir Tenjo 2 belum terkonfirmasi untuk dimintai keterangannya. (Red)

×
Berita Terbaru Update