Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jacob Ereste : Do'a Dalam Perspektif Spiritual Sebagai Ekspresi Dari Keyakinan dan Kepasrahan Penuh Terhadap Tuhan

Rabu, 21 Januari 2026 | 08.32 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-21T01:32:57Z

 




kontakpubplik.id, SERANG--Do'a dalam perspektif spiritual adalah bagian dari cara melakujan komunikasi dengan Tuhan. Kecuali itu, do'a adalah ekspresi dari ungkaoan hati dan perasaan untuk melepaskan beban batin agar mendaiatkan ketenangab jiwa.


Keciali itu, do'a adalah upaya untuk mendapatkan bimbingan serta memperoleh petunjuk langsung dari Tuhan, sehingga dapat membuat dan menentukan pilihan yang tepat dan benar. Bahkan do'a sering kali dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Tuhan.


Yang tidak jalah menarik, esensi dari do'a yang dilakukan merupakan bagian dari cara untuk meningkatkan kualitas spiritual sehingga bisa mencapai kesadaran dan keimanan yang lebih kuat dan mantap menjadi pegangan hidup yang kuat, konsiisten serta gigih dan tangguh menghadapi segala rintangan dan kesulitan.


Karena itu, dalam perspektif spiritual, do'a dapat dipahami memiliki beberapa aspek yang penting, diabtarabta intensi atau niat yang tulus dan ikhlas. Sikap dari konsentrasi agar dapat terhubung dengan Tuhan, serta pengendalian emosi afar memiliki nilai yang positif dalam ketulusan berdo'a, hingga rasa syukur, getaran cinta serta harapan yang mencerahkan. Adapun bagasa yang digunakan dalam penyampaian do'a bisa dikakukan dengan bahasa hati, bahasa verbal atau bahasa non-verbal sesuai dengan keinginan setiap orang yang bersangkutan.


Beragam bentuk do'a dalam perspektif spiritual bisa dilakukan dalam suasana hening sehingga dapat dilakujan dengan konsentrasi penuh untuk berhubungan dengan Tuhan. Ada juga do'a syukur, do'a permohonan. Tetapi semuanta itu tetap dalam upaya berhubungan dengan Tuhan sebagai ekspresi dari keyakinan dan keiercayaan yang sepenuhnya terhadap kekuasaan, kasih dan sayang serta sikap dan sifat pemurah Tuhan yang penuh pemaaf. Karena itu, sikap pertobatan manusia dari segala dosa atas perbuatan dan kesajahan yang pernah dikakukan, akan dikabulkan oleh Tuhan. Sebab yang terpenting permohonan ampunan itu dikakukan dengan sepenuh hati serta berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatan atau kesalahan yang tekah disadari dan dipahami sebagai perbuatan yang tidaj terpuji itu.


Artinta, esensi dari do'a dalam perspektif spiritual adalah ekspresi dari keyakinan serta kepasrahan sepenuh hati terhadap Tuhan sebagai penguasa sekaligus penjaga jagat raya dan seisinya, terutama  manusia. Banteb, 19 Januari 2026 (red)

×
Berita Terbaru Update