Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Siapa Bohong siapa Jujur Kantor Eks Wedana di Permak Untuk Apa ?

Kamis, 11 Juli 2024 | Juli 11, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-07-11T12:40:41Z


kontakpublik.id,PANDEGLANG - Siapa bohong siapa jujur, siapa berkiblat pada aturan, siapa parkir dari penjelasan. Siapa perekayasa, siapa pencipta cara dan upaya.

Gedung Eks Kantor Kwedanaan Caringin di jalan Jenderal Sudirman Desa Labuan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang sekarang ini dalam kondisi tengah direvitalisasi, sebagaimana tertulis dari keterangan informasi Publik " Revitalisasi Cagar Budaya Tempat Pertemuan RSUD Labuan." Sementara Definisi Revitalisasi adalah Menghidupkan kembali objek yang sudah lama absen dari perawatan dan pemeliharaan, sementara segmentasi kalimat itu mengarah pada sebuah subjek berupa  " Cagar Budaya " . maka tafsir dari padanan kata perkata  itu adalah, akan difungsikannya kembali Gedung Eks Kantor Kwedanaan dengan prediket Cagar Budaya.

Akan tetapi ketika ada  sambung kalimat yaitu Tempat Pertemuan RSUD Labuan. Maka jika dirangkai " Revitalisasi Cagar Budaya Tempat Pertemuan RSUD Labuan." itu jelas  sesuatu yang membingungkan, sesuatu yang sarat dengan pertanyaan, sesuatu yang bisa timbulnya beberapa praduga. Kearah mana maksud dan tujuan Gedung yang sedang dipermak itu, Gedung bernilai sejarah , Gedung sebagai saksi nyata, adanya sang Wedana di Kresidenan Banten pada zamannya.

Flashback soal keberadaan Gedung eks Kantor Wedana, tepatnya pada Tanggal 21 Mei 2024 Kabid Kebudayaan Disparbud  Yani S.Hut.MM mengatakan. " Insya Allah kedepannya karena Gedung eks Kwedanaan Caringin itu dibawah naungan Dinkes Provinsi Banten , kedepannya akan diperbaiki untuk dijadikan Mushola ,dengan demikian semoga bermanfaat."  Seperti itu ringkas kata yang diutarakan Yani.

Kembali timbul pertanyaan. Apakah Gedung itu akan disulap menjadi Mushola seperti yang diutarakan Yani, Ataukah sebagai tempat Pertemuan.

Ditempat yang sama hadir pula waktu itu Konsultan Perencana Jaenal. lalu Dia mengatakan ." Tunggu saja . " Jawabnya ketika ditanyakan kapan perencanaan itu direalisasikan.

Jangan Sekali - sekali melupakan Sejarah. Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai dan menghormati Jasa Para  Pahlawannya  Ir. Soekarno.  (MR)
×
Berita Terbaru Update