Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Drainase Dipermak, Tebaran Debu Dikeluhkan Warga dan Pengendara

Minggu, 23 Juni 2024 | Juni 23, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-24T05:17:44Z


Kontakpublik.id,PANDEGLANG - Sekian Minggu Drainase dipermak oleh Pekerja, belakangan ini menimbulkan dampak yang cukup mengkhawatirkan, terutama pada normalisasi pernafasan berikut batas pandang, Pasalnya Tanah yang digali sepanjang Drainase, ditambah jejak Truk pengangkut alat berat, menimbulkan partikel yang diterbangkan angin ke Udara, pada akhirnya disamping mengakaburkan sudut pandang, juga terhisap oleh Warga sekitar, berikut Pengendara.

Drainase yang masuk pada teritorial Dua Desa yaitu Desa Labuan dan Desa Kalang Anyar Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Tepatnya Jalan Jenderal Ahmad Yani Labuan.Tidak hanya menimbulkan persoalan soal Debu dan pernafasan, bahkan Dua Kepala Desa yang berhasil dikonfirmasi Kontakpublik.id tidak tahu menahu adanya kegiatan yang masuk pada Wilayah kerjanya.

" Sampai Hari ini Saya terus terang tidak tahu dan tidak ada yang memberikan Informasi, entah itu pelaksana, pemborong, konsultan, atau Orang bekerja dilokasi. " Ujar Kepala Desa Labuan Dedi Supriadi Awal pekan lalu ((24/06/2024).

Apakah ada pemberitahuan, atau tembusan, atau kehadiran salah Satu pihak pelaksana yang diutus Tanya Wartawan, pada Kepala Desa Kalang Anyar Ibnu Hajar . " Tidak ada. " Jawab Ibnu.

Permak Drainase dibahu Kiri Kanan Jalan Raya Jenderal Ahmad Yani, disamping mengakibatkan Debu bertebaran juga mengakibatkan  Udara kotor dan terganggunya daya lihat Warga berikut pengendara., Sementara Jalan itu merupakan jalan alternatif dari Arah Pandeglang menuju Carita atau sebaliknya. Ironisnya  Jalan itupun tiap Hari dilalui oleh Anak Sekolah Lanjutan Pertama, yang tidak jauh dengan lokasi pengerjaan. Artinya Jalan Jenderal Ahmad Yani  tidak mengenal sepi, oleh pejalan Kaki, Pengendara dan Warga.

Dihari yang sama, Ketika Wartawan mempertanyakan hal itu pada Pekerja dilokasi Drainase, diperoleh Jawaban " Kami belum ada Perintah ." Ujarnya.

Sementara terkait pembuangan Tanah Urugan berikut  Paving Blok yang sebelumnya terhampar pra perbaikan Drainase, dikemanakan, dan siapa yang memindahkannya. sebab Benda itu disamping aset Negara juga masih menciptakan pertanyaan dan tanda tanya.  (MR)
×
Berita Terbaru Update